![]() |
| Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Tribunnews.com) |
Isu politik terus berganti setiap hari dan dalam hitungan jam dalam sehari.
Apalagi jika isu tersebut menyangkut sebuah peristiwa dari salah satu capres.
Ditambah lagi, kejadian tersebut viral.
Namun, sebagaimana diketahui, peristiwa viral selalu berhubungan dengan kejadian yang dianggap unik dan negatif.
Bad news is a good news.
Nah, pada titik inilah perwakilan tim pemenangan masing-masing Capres akan memberikan klarifikasi.
Tujuannya, meluruskan kejadian yang sebenarnya.
Demikian pula yang dilakukan Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Saat video Prabowo yang terlihat menghardik tangan seorang lelaki dari atas rooftop mobil viral, Dahnil Anzar bergegas meluruskan kejadian yang sebenarnya.
Dia bahkan memberikan klarifikasi dengan kalimat tegas kepada penyebar video, satu di antaranya kepada bekas wartawan Zulfikar Akbar.
Menurut Dahnil Anzar apa yang disangkakan kepada Prabowo atas kejadian tersebut merupakan fitnah.
Baca juga: Beda Pendapat soal Video Capres Prabowo Tepis Tangan Orang dari atas Rooftop Mobil
Dahnil pun terlibat perang argumen dengan Zulfikar Akbar di Twitter.
Bagaimana kronologinya?
Pertama, Zulfikar Akbar memosting video Prabowo yang terlihat menghardik tangan seorang lelaki, sebagaimana dijelaskan di awal.
Bersama video itu, dia menuliskan, "Lah, kok maen gampar depan umum gini? Baru capres lho! Gimana ntar kalo (amit-amit) kepilih jadi presiden tapi dgn rakyat sendiri gak ramah sama sekali gini."
Lah, kok maen gampar depan umum gini? Baru capres lho!— Zulfikar Akbar (@zoelfick) March 12, 2019
Gimana ntar kalo (amit-amit) kepilih jadi presiden tapi dgn rakyat sendiri gak ramah sama sekali gini. pic.twitter.com/sTLzOUSKD2
Cuitan itu ditanggapi Dahnil Anzar.
Menurut Dahnil, Zulfikar menebarkan fitnah.
"Ini contoh lagi akun penebar hoax dan Fitnah. Mrk ramai menebar fitnah dan Hoax. Itu adl aparat pengaman yg ditegur keras dan tegas oleh Pak Prabowo krn bertindak kasar dan mendorong2 emak2 dan rakyat yg ingin mendekati beliau. Dia diminta untuk minta maaf kpd mrk yg dia dorong," tulis Dahnil Anzar melalui akun Twitter @Dahnil Anzar.
Ini contoh lagi akun penebar hoax dan Fitnah. Mrk ramai menebar fitnah dan Hoax. Itu adl aparat pengaman yg ditegur keras dan tegas oleh Pak Prabowo krn bertindak kasar dan mendorong2 emak2 dan rakyat yg ingin mendekati beliau. Dia diminta untuk minta maaf kpd mrk yg dia dorong. https://t.co/bm27S1am08— Dahnil A Simanjuntak (@Dahnilanzar) March 12, 2019
Mendapat balasan tersebut, Zulfikar kembali menyampaikan cuitan kepada Dahnil.
"Begundal ini @Dahnilanzar masih saja bilang saya lempar fitnah."
"Serepublik juga tahu Anda dibayar untuk bisa menyulap kentut majikan Anda supaya dipercaya publik setara aroma parfum."
"Saya lbh percaya rakyat negeri ini punya kualitas otak jauh di atas Anda, Bung," kata Zulfikar.
Begundal ini @Dahnilanzar masih saja bilang saya lempar fitnah.— Zulfikar Akbar (@zoelfick) March 12, 2019
Serepublik juga tahu Anda dibayar untuk bisa menyulap kentut majikan Anda supaya dipercaya publik setara aroma parfum.
Saya lbh percaya rakyat negeri ini punya kualitas otak jauh di atas Anda, Bung. https://t.co/jtuCLSX2eA
Adu argumen terus berlanjut di antara keduanya.
Dahnil menganggap Zulfikar telah menebarkan dua fitnah atas cuitannya.
"Sekali lagi anda menebar fitnah, hoax dg laku miskin adab yg anda tunjukkan. Ada dua fitnah skrng yg anda tebar, pertama. Anda menuduh Pak Prabowo tak ramah thdp rakyat, baca penjelasan sy. Kedua.Anda fitnah sy dibayar prabowo.InsyaaAllah sy dan bnyk orng ikhlas membantu beliau," tulis Dahnil Anzar melalui akun Twitter @Dahnil Anzar.
Sekali lagi anda menebar fitnah, hoax dg laku miskin adab yg anda tunjukkan. Ada dua fitnah skrng yg anda tebar, pertama. Anda menuduh Pak Prabowo tak ramah thdp rakyat, baca penjelasan sy. Kedua.Anda fitnah sy dibayar prabowo.InsyaaAllah sy dan bnyk orng ikhlas membantu beliau. https://t.co/8m0A7m1yW3— Dahnil A Simanjuntak (@Dahnilanzar) March 12, 2019
